Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]

Italia angkat artefak kuno Romawi ketika menggali untuk metro kota Roma

  • dikutip dari bbc.co.uk 17 May 2016

Penggalian untuk kereta bawah tanah di ibu kota Italia, Roma, menemukan sebuah barak Romawi besar, yang berasal dari Abad ke-2.

Temuan ini dianggap amat penting sehingga pihak berwenang merencanakan akan membangun ‘stasiun arkeologi’ pertama di Amba Aradam, di jalur kereta bawah tanah ketiga di Roma.

Barak tentara Romawi tersebut -pada masa kekuasaan Kaisar Hadrian- ditemukan sekitar sembilan meter di bawah permukaan tanah.

Luas barak mencapai sekitar 900m2   (9,700sq ft) dan diperkirakan merupakan barak dari Pengawal Praetorian Kaisar Hadrian, dengan satu gang sepanjang 100 meter dan 39 kamar.

 

View of mosaics in Amba Aradam ruins, 16 May 16Image copyrightEPA
Image captionRoman mosaic floors have been discovered in the barracks

View of human bones at Amba Aradam site, 16 May 16Image copyrightAP

Image captionThe discoveries at Amba Aradam include human bones, bronze coins and bracelets
View of Amba Aradam ruinsImage copyrightEPA

Image captionThe extensive ruins will form part of a new metro station

Stasiun Amba Aradam berada di dekat stasiun pertukaran di Colosseum, Fori Imperiali/Colosseo, di sepanjang jalur Metro C, yang rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2020.

Kepala arkeologi untuk kawasan Colosseum, Francesco Prosperetti, mengatakan pekerjaan pembangunan kereta bawah tanah tidak akan ditunda walau harus ada perubahan dalam rancangan stasiun.

Amba Aradam diambil dari nama perang ketika Fasisme Italia menang atas pasukan Kaisar Ethiopia, Haile Selassie, tahun 1936, yang juga dikenal sebagai Perang Abyssinian.

Pengawal Praetorian dibentuk oleh kaisar Romawi pertama, Agustus, sebagai pengawal kaisar dan pasukan pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *