Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]

Category Archives: Artikel

Wanita cantik yang terlahir sebagai pria bagian 2

poi1-9251-1386153549

  Nong Poy (宝儿) atau Saknarin Marnyaporn atau Treechada Petcharat adalah seorang aktris dan model asal Thailand. Terlahir sebagai laki-laki, Poy menjalani operasi pergantian jenis kelamin pada tahun 2002. Wikipedia
Lahir: 5 Oktober 1986 (30 tahun), Provinsi Phang Nga, Thailand
Nama lain: Nong Poy, Poyd, Polly
Orang Tua: Akachat Promsri, Suwaphat Petcharat

   Ayana Tsubaki (椿姬彩菜)

 

Ayana Tsubaki,one of the 'Top 10 transsexual entertainers in Asia'by China.org.cn.

Ayana Tsubaki [Large: nipic.com; Small: xiasl.net]

 Terlahir sebagai lelaki pada tanggal 15 Jul1 1984 di Tokyo, Ayana Tsubaki kini adalah seleb TV dan model  kondang di Negeri Matahari Terbit. Pada tahun 2004, Tsubaki masuk Universitas Aoyama Gakuin sebagai pria bernama Yuri Nakamura. The following year, Tsubaki left school to work in Kabukichō, and then underwent sex reassignment surgery in Thailand in July 2006.

In April 2007, Tsubaki resumed studies at Aoyama Gakuin University, but this time Tsubaki is a girl called Ayana Tsubaki. After returning to Japan in late 2006, she began modeling for some Japanese fashion magazines, including “Koakuma Ageha”, and performed in various TV programs.

Perusahaan air Aqua pernah nyaris mati, ini ceritanya..

Akhirnya Tirto Utomo menjatuhkan ultimatum pada Aqua. Saat itu, menjelang Oktober 1977, seperti biasa Tirto mengumpulkan pimpinan PT Aqua Golden Mississippi, perusahaan Aqua, di Restoran Oasis miliknya di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat.

Agenda hari itu sangat genting, yakni memutuskan nasib Aqua. Sudah sekian lama kondisi Aqua memang tak kunjung sehat. Sejak pertama menjual air minum dalam botol pada 1 Oktober 1974, Aqua tak kunjung mendatangkan untung. Malah setiap bulan Tirto, pendiri dan pemilik Aqua, harus menombok dari kantongnya untuk membayar gaji karyawan.

Saat itu, kata Willy Sidharta, karyawan pertama dan mantan Direktur Utama Aqua Tirto menombok lumayan besar. “Sekitar Rp 5-6 juta setiap bulan,” kata Willy kepada detikXdua pekan lalu. Padahal segala cara sudah dilakukan Willy dan karyawan Aqua supaya bisa menjual air minum kemasan itu lebih banyak lagi. Pabrik Aqua di Bekasi sudah jadi rumah bagi Willy. Dia memboyong keluarganya tinggal dalam kompleks pabrik. Dan dia bekerja dari pagi hingga larut malam setiap hari.

Lantaran mesin pengolahan air di pabrik Aqua lebih banyak menganggur, Willy, yang kala itu menjabat kepala produksi, juga tak punya banyak pekerjaan. Ketimbang bengong menganggur, Willy dengan sukarela ikut membantu jualan Aqua. Dia menyetir sendiri pikap Mitsubishi milik Aqua dan berkeliling dari kampung ke kampung di Jakarta.

Tirto Utomo dan Willy Sidharta
Ilustrasi: Edi Wahyono/detikX

Semula Willy tak percaya dengan informasi dari bagian penjualan bahwa tak ada orang Jakarta yang mau beli Aqua. Dia membuktikan sendiri dengan menawarkan contoh gratis Aqua. “Kami berikan contoh gratis untuk mencoba pun orang-orang tetap tak mau,” kata Willy.

Asia Salim, karyawan Aqua yang sudah bekerja di perusahaan itu selama 41 tahun, merasakan sendiri beratnya berjualan air minum botolan kala itu. Sama seperti Willy, Salim bekerja di bagian produksi. Tapi dia juga merangkap jadi tenaga penjualan. Kecuali orang-orang asing, kata Salim, kini supervisor water treatment di pabrik Aqua di Bekasi, tak ada warga Jakarta yang biasa beli dan minum “air putih” dalam botol.

“Waktu itu kan air dari sumur masih bagus,” Salim menuturkan. Seharian berjualan, dari 65 krat Aqua yang dia bawa, biasanya hanya laku 5 krat. Pembelinya masih terbatas di lingkungan orang-orang kaya dan ekspatriat. “Orang-orang belum percaya pada Aqua,” Willy menuturkan. Seretnya penjualan membuat keuangan Aqua babak-belur.

Di depan beberapa anak buahnya, Tirto menyampaikan kabar bahwa dia tak sanggup lagi terus-menerus menopang hidup Aqua. Jika tak memberikan untung juga, kata Tirto, dia akan menutup perusahaan itu per Januari 1978. Artinya, Aqua hanya punya umur tiga bulan lagi.

Kendati Tirto sudah memberikan batas waktu, menurut Willy, mereka belum mau lempar handuk, tanda menyerah. “Pak Tirto terus mengajak kami berdiskusi mencari jalan bagaimana menyelamatkan Aqua,” kata Willy. Di satu ruangan di Restoran Oasis, di tengah kepulan asap cerutu yang diisap Tirto, mereka berdiskusi dan berdebat menentukan masa depan Aqua. “Asap cerutu Pak Tirto menyebar ke mana-mana. Saya sampai kliyengan dan harus sering-sering keluar dari ruangan.”


Tirto Utomo, pendiri Aqua
Foto: dok. Aqua


Asia Salim, karyawan lama Aqua
Foto: Melisa Mailoa/detikcom

Barang kalau dijual terlalu murah kan kita malah curiga.”

Willy Sidharta, mantan Direktur Utama Aqua

Tirto menimbang-nimbang untuk menaikkan harga jual. “Bagian penjualan ditanya, jika harga naik segini, kira-kira penjualannya akan turun berapa?” Willy bercerita. Saat itu, satu botol Aqua dengan volume 950 mililiter dijual hanya Rp 75. Padahal saat itu produk sejenis di beberapa negara dijual sekitar US$ 1 atau Rp 350. Orang di bagian penjualan memperkirakan penjualan Aqua akan turun 30 persen.

Setelah dihitung-hitung, Tirto memutuskan harga Aqua 950 mililiter akan dijual Rp 175 atau US$ 0,5, naik hampir tiga kali lipat. Tak ada yang menyangka, keputusan nekat itu malah jadi penyelamat perahu Aqua yang hampir karam. Hingga Desember 1977, penjualan Aqua malah melompat tiga kali lipat. Willy menduga, dengan mendekati harga pasar, kepercayaan konsumen tumbuh. “Barang kalau dijual terlalu murah kan kita malah curiga,” Willy menjelaskan.

Sejak hari itu, grafik penjualan Aqua terus naik. Pasarnya juga terus melebar. Sementara semula hanya beredar terbatas di lingkungan orang asing di Jakarta, terutama di kalangan ekspatriat Jepang, sejak akhir 1970-an, Aqua sudah banyak dikenal warga lokal. Bahkan pada 1980-an, pasar lokal Aqua sudah melampaui penjualan di kalangan ekspatriat.

Apalagi dengan makin memburuknya kualitas air tanah di kota-kota besar di Indonesia, air minum dalam galon yang dirintis Aqua sejak 1975 sudah jadi minuman standar di rumah tangga perkotaan. Saat pertama dijual, Aqua belum punya tabung galon plastik seperti hari ini. Menurut Willy, mereka menjual Aqua dalam tangki yang dikemas menyerupai tabung es putar keliling. “Pelanggan pertama kami adalah Citibank,” kata Willy.

Entah mengapa, suatu kali, tabung air dingin yang dipasang Aqua di kantor Citibank dirubung semut. Pelanggan tentu mengajukan protes kepada Willy. Lantaran belum ada tabung plastik, manajemen Aqua memutuskan beralih ke tabung gelas. Mereka memanfaatkan tabung-tabung gelas bekas cuka. “Kami beli dari loakan…. Setiap hari saya berkeliling pasar loak mencari tabung cuka bekas. Untuk tutupnya, saya beli di Pasar Glodok lama,” kata Willy.

Pabrik Aqua
Foto: dok. Aqua

Asia Salim mengenang, mereka harus mencuci tabung-tabung gelas besar itu dengan air panas secara manual satu per satu. Air panas dimasukkan dalam tabung dan dikocok-kocok. “Kadang saya sampai pusing,” kata Asia. Belum lagi urusan distribusinya. Ketika itu, urusan distribusi air dalam galon kaca ini masih diurus sepenuhnya oleh Aqua.

Mengurus air dalam galon plastik saja sudah sulit, apalagi air dalam galon kaca yang rentan pecah. Salim pernah mengantarkan pesanan 200 galon Aqua ke Cilegon, kini di wilayah Provinsi Banten. Ternyata 200 galon air itu untuk mengisi kolam renang. Baru pada 1980, Aqua beralih ke galon plastik impor. Untuk menekan ongkos, Aqua mendirikan pabrik pembuatan galon plastik di Bekasi pada 1984. Itulah pabrik galon plastik pertama di Indonesia. Sekarang, air minum dalam galon jadi salah satu tumpuan pendapatan Aqua.

Pesaing lokal pertama Aqua adalah Oasis milik PT Santa Rosa Indonesia, yang meluncur ke pasar pada 1984. Sekarang ada banyak sekali merek lokal air minum dalam botol seperti Prim-a, Le Minerale, dan Aguaria. Namun Aqua tetap nomor satu. Di kelas botol kecil, persaingan di antara merek air minum kemasan ini benar-benar keras. Tapi, untuk pasar air dalam galon, posisi Aqua masih sangat kokoh. Pada 2014 saja, Aqua memproduksi 11 miliar liter air, terbesar di antara semua merek milik Danone, perusahaan Prancis yang menjadi pemegang saham terbesar Aqua sejak 2001.


Reporter/Penulis: Melisa Mailoa
Editor: Sapto Pradityo
Desainer: Fuad Hasim

 

Dikutip dari https://x.detik.com/detail/intermeso/20170413/Aqua-Pernah-Nyaris-Mati/index.php

Kamis, 13 April 2017

Naples, kota dengan banyak kenangan sejarah dan seni

Sekelompok penggiat bebas telah melangkah dalam melestarikan situs-situs bersejarah yang terlupakan di Naples’ Vergini.

Naples memiliki banyak masalah sejarah.

Pemakaman Yunani, Reruntuhan Romawi, kastil-kastil masa pertengahan,gereja-gereja  Renaissance…

Naples has more history than it can maintain (Credit: Credit: Olena Buyskykh/Alamy)

Naples punya banyak sejarah tapi sedikit yang terpelihara (Credit: Olena Buyskykh/Alamy)

Kami berjumpa dengan seorang penggiat restorasi kota, di siang hari, Maria Corbi, seorang pakar sejarah seni, mengelola sasana seni yang ada di 11 subway stations yang merangkap galeri umum. Tetapi pada malam hari (dan akhir pekan) dia adalah anggota pendiri asosiasi SMMAVE , yang saat ini sedang merestorasi gereja terlantar di distrik Vergini Sanità.

Volunteers and students helped clean and repair Santa Maria della Misericordia ai Vergini

Para sukarelawan dan pelajar membantu perbaikan patung Santa Maria della Misericordia ai Vergini (Credit: Luigi Spina/SMMAVE Association)

Dewa Osiris dalam mitologi Mesir kuna

Dewa – dewi Mesir Purba


AMON RA
Amon adalah Dewa Bulan. Dalam Mitologi Mesir Kuno dalam bentuk Amun-RA,Ia Menjadi pusat tatanan yang rumit. Sebagai Pencipta Dewa Ia Pembela Kaum Miskin Dan Pusat Kesalehan Pribadi. Amun Diciptakan Sendiri Tanpa Ibu Dan Ayah,Dan Selama Kerajaan Baru Ia Menjadi Ekspresi Terbesar Dewa Dalam Mesir Teologi. Amun-RA,
Juga Sama Seperti Dewa Pencipta,Tidak Secara Fisik Melahirkan Alam Semesta. Posisinya Adalah Raja Dewa.
Dewa Mesir Kuno Yang Paling Dipuja Dan Merupakan Dewa Tertinggi. Kuil Abu Simbel Dibangun untuk menyembahnya. RA Sering Di Gambarkan Sebagai Dewa Matahari,RA Sering Diucapkan ‘Rah’ Tetapi Lebih Tepat ‘Re’. Menjadi Dewa Mesir Kuno Selama 5 Dinasti,Ia Sering Diidentikan Dengan Matahari Ditengah Hari,Dengan Dewa-Dewi Yang Mewakili Posisi Lain Dari Matahari,
RA Selalu Berubah Dari Waktu Kewaktu,Dan Dalam Satu Bentuk Lain Ia Berkata Pada Matahari Yang Mewakili Setiap Saat Sepanjang Hari. Kemudian Disebut Heliopolis’Kota Matahari’Oleh Orang Yunani Kuno. Kemudian RA Bergabung Dengan Dewa Horus,Sebagai ‘Re-Horakhty’. Ketika Mencapai Posisi Penting Dalam Jajaran Mesir,Ia Dipercaya Memimpin Langit,Bumi,Dan Bawah Tanah. Dia Juga Dikaitkan Dengan Elang,Sebagai Simbol Lain Dewa Matahari Yang Melindungi Fir’aun. Anak-Anak Hathor Dianggap Ayah Oleh RA.

ANUBIS
Anubis Dalam Kepercayaan Mesir Kuno Dianggap Sebagai Dewa Kematian Atau Pencabut Nyawa Yang Sadis Dengan Wujud Manusia Berkepala Anjing,Atau Dalam Bentuk Anjing Lengkap Warna Daging Yang Membusuk,Mengenakan Pita Dan Memegang Cambuk Di Lengannya.
Anjing Itu Juga Berkaitan Tentang Kuburan Di Mesir Kuno. Anubis Adalah Dewa Yang Berkaitan Tentang Pembalseman Mumi Dan Kehidupan Setelah Mati,Hal Itu Dibuktikan Pada Kalungnya Yang Bermata Ankh Yang Berarti Reingkarnasi. Pada Bahasa Mesir Anubis Dikenal Sebagai Inpu(Dibaca Anupu),Dia Juga Mempunyai Hubungan Dengan Dewa Hermes Dari Yunani.

HATHOR
Hathor Adalah Dewi Yang Dipersonifikasikan Tentang Prinsip Feminim,Cinta,Sukacita. Dia Adalah Dewi Yang Paling Populer Sepanjang Sejarah Mesir Kuno. Ia Disembah Oleh Masyarakat Umum. Dalam Kuburan Digambarkan Sebagai ‘Pemimpin Barat’ Menjemput Orang Mati Ke Kehidupan Selanjutnya. Dia Juga Merupakan Dewi Musik,Tari,Dan Kesuburan Tanah Asing Yang Membantu Perempuan Dalam Proses Kelahiran.

HORUS
Horus Adalah Salah Satu Dewa Yang Penting Dalam Mesir Kuno,Yang Dipuja Setidaknya Selama Akhir Periode Predinastik Melalui Yunani Sampai Romawi. Berbagai Bentuk Horuses Dicatat Dalam Sejarah. Bentuk Paling Awal Adalah Horus Falcon Yang Merupakan Dewa Pelindung Nekhen Di Mesir. Horus membunuh Seth untuk membalaskan dendam ayahnya ‘Osiris’ Yang Dibunuh Seth.

ISIS
Isis Adalah Dewi Mesir Kuo Yang Terkenal Diyunani Dan Romawi. Dia Dipuja Sebagai Ibu Yang Ideal,Istri,Pelindung Alam Dan Sihir. Dia Adalah Teman Budak,Orang-Orang Berdosa,Pengrajin,Orang-Orang Tertindas,Serta Mendengarkan Doa Orang-Orang Kaya,Gadis,Bangsawan,Dan Pengusaha. Isis Juga Merupakan Dewi Ibu Dan Kesuburan. Isis Selain Sebagai Istri Osiris,Dia Juga Adik Osiris. Semenjak Kematian Osiris,Isis Berkelana Untuk Mengumpulkan Bagian Tubuh Osiris Yang Disebar Seth.

KHNUM
Khnum Adalah Dewa Yang Paling Awal. Dewa Sumber Dari Sungai Nil. Karena Banjir Tahunan Sungai Nil Membawa Lumpur,Tanah Liat,Dan Membawa Air Kehidupan Kepada Sekitarnya,Ia Dianggap Sebagai Pencipta Tubuh Manusia Dengan Membuat Roda Tembikar,Dari Tanah Liat Dan Ditempatkan Pada Ibu Mereka’Rahim’.

Maat Adalah Dewi Mesir Kuno Dengan Konsep Kebenaran,Keseimbangan,Keteraturan,Hukum,Moralitas,Dan Keadilan. Dewi Maat Juga Disebut Dewi Pengatur Bintang-Bintang,Musim,Serta Tindakan-Tindakan Baik Manusia Dan Para Dewa,Yang Mengatur Alam Semesta Dari Kekacauan. Setelah Perannya Dalam Penciptaan Dan Terus Mencegah Kembali Ke Alam Semesta Dari Kekacauan,Peran Utamanya Dalam Mitologi Mesir Kuno Berurusan Dengan Penimbangan Jiwa-Jiwa Yang Terjadi Di Dunia Bawah. Bulunya dipakai sebagai ukuran yang menentukan Apakah Jiwa Orang Yang Sudah Meninggal dapat masuk Surga atau tidak.

Nephthys adalah dewi yang tidak diketahui asal-usulnya . Berdasarkan Bahasa Mesir Kuno Berarti ‘ Nyonya Rumah’,Seolah-Olah Menunjukan Kepada Manusia, Tidak Dengan Cara Apapun Harus Diidentifikasikan Dengan Beberapa Gagasan Tentag Ibu Rumah Tangga. Maupun sebagai wanita utama yang Memerintah Negeri Umum Rumah Tangga. Ini Adalah Kesalahan Meresap Dan Mengerikan Yang Sering Diulang-Ulang. Nama Yang Khusus Adalah ‘Nyonya Kuil’.

Osiris Adalah Dewa Kehidupan Alam Yang Menguasai Akhirat. Dewa Ini Juga Banyak Disembah. Osiris Digambarkan Menggunakan Mahkota Yang Mirip Dengan Mahkota Putih Dari Mesir. Dia Juga Membawa tongkat lengkung dan cambuk,Lekukannya Diperkirakan Untuk Mewakili Osiris Sebagai Dewa Gembala. Simbol Mencambuk Sudah Pasti Dengan Cambuk Gembala,Terbang Menyapu. Biasanya Ia Dilambangkan Dengan Warna Hijau’Warna Kelahiran Kembali’ Atau Hitam’Mengacu banjir dataran  Sungai Nil yang subur’. Osiris Mempunyai Adik Isis Yang Merupakan Istrinya Juga. Osiris Dibunuh Seth,mayatnya dipotong-potong Dan Dihanyutkan Di Sungai Nil. Setelah Tubuhnya Dikumpulkan Isis,Osiris Bangkit Kembali Dan Naik Kelangit Membentuk Rasi Bintang Orion. Seketika Itu Isis Hamil Dan Melahirkan  Horus yang kelak menjadi dewa.

Sekhmet Adalah Dewi Yang Digambarkan Sebagai Singa Betina,Pemburu Paling Sengit Yang Dikenal Oleh Mesir Kuno. Dia Dianggap Sebagai Pelindung Fir’aun Dan Pemimpin Mereka Dalam Peperangan. Sekhmet Juga Dianggap Sebagai Ibu Harmaches.

Seth/Sotekh Adalah Dewa Yang Bersifat Antagonis. Sebenarnya Dia Juga Bukan Asli Dewa Dari Mesir Kuno. Dewa Yang Berkedudukan Tinggi Ini Satu-Satunya Yang Dapat Dikatakan Sejajar Dengan RA. Dia Juga Disebut Dewa Gurun,Badai Pasir,Dan Kegelapan. Seperti Loki Di Mitologi Viking Ares Di Yunani Ia Merupakan Dewa Yang Menarik,Karna Tetap Disembah Walau Reputasinya Buruk Dan Status Kedewaannya Diwakili Sifat-Sifat Buruk. Loki Mewakili Tipudaya Serta Ilmu Hitam,Ares Mewakili Peperangan Dan Rasa Haus Darah. Seth Dikenal Bermusuhan Dengan Horus Karna ‘Osiris’Ayah Horus Dibunuh Seth Dengan Bantuan Typhon Sang Dewa Badai Dari Mitologi Yunani Dengan Memotong-Motong Tubuhnya Dan Menyebarkanya Disungai Nil. Analogi Permusuhan Ini Adalah Gurun Pasir’Seth’ Yang Melambangkan Bencana,Panas Terik Berhadapan Dengan Sungai Nil’Horus’ Yang Melambangkan Kesuburan,Anugrah Umat Manusia. berkat Jejahatanya,Seth Dianggap Iblis,Dewa Jejahatan,Dan Sumber Kemalangan. Hingga Akhirnya Horus Berhasil Membunuhnya.

Sobek Adalah Dewa Yang Digambarkan Sebagai Buaya pada umumnya, atau Sebagai Seorang pria berkepala buaya. Ketika Dianggap Sebagai Pelindung Pasukan Fir’aun,Ia Ditampilkan Dengan Simbol Otoritas Raja. Dia Juga Digambarkan Bersama  palang panteknya,Yang Mewakili Kemampuannya untuk Membatalkan Niat Jahat Dan Menyembuhkan Penyakit. Ia Pernah Menjadi Sobek-RA,Hal Itu Ditunjukan Dengan Cakram Matahari Diatas Kepalanya,Sebagai Dewa Matahari.

Thoth Dianggap Sebagai salah Satu Dewa Penting Di Mesir,Sering Digambarkan Dengan Kepala Dari Sesosok Iblis. Kepalanya Berada Di Khemennu Tempat Suci Dimana Dia Memimpin Masyarakat Setempat. Kemudian Berganti Nama Menjadi Hermopolis Oleh Orang-Orang Yunani.

Harmaches Adalah Seorang Dewa Yang Muncul Selama Kerajaan Baru. Dia Dijuluki Sebagai Singa Pangeran,Putra Dari Dewi Sekhmet.

jumlah Dewa & Dewi kepercayaan Mesir Kuno? Totalnya ada 29. Siapa saja?  Amun, Anubis, Aten, Atum, Bastet, Bes, Geb, Hapy, Hathor, Horus, Isis, Khepri, Khnum, Ma’at, Nephthys, Nun, Nut, Osiris, Ptah, Ra, Ra-Horakhty, Sekhmet, Seshat, Seth, Shu, Sobek, Tawaret, Tefnut, and the last Thoth.

Orang Mesir kuno percaya kalau ke29 dewa dan dewi memiliki perannya masing-masing, yaitu untuk menjaga perdamaian dan harmoni di seluruh negeri. Beberapa dewa dan dewi memiliki tugas dalam hal penciptaan, beberapa membawa banjir setiap tahun, beberapa menawarkan perlindungan, dan beberapa mengurus orang-orang setelah mereka meninggal. Orang Mesir kuno percaya bahwa keharusan untuk mengenali dan menyembah dewa-dewa dan dewi agar hidup terus lancar.

DIBALIK PARA DEWA-DEWI MESIR

Berawal dari hanya adanya sebuah Nun. Nun adalah air yang gelap dan penuh kekacauan. Satu hari, sebuah bukit muncul dari dalam air ke permukaan. Bukit ini dinamakan Ben-Ben. Di atas bukit ini berdiri Dewa Atum, dewa pertama.

Atum terbatuk dan meludahkan Shu, dewa udara/angin, dan Tefnut, dewi embun/hujan/kelembapan. Shu dan Tefnut memiliki dua orang anak. Geb, dewa bumi dan Nut, dewi langit.Shu mengangkat Nut sehingga membentuk kanopi yang melindungi Geb (Ini memiliki arti kalau mereka berdua dinikahkan).

Nut dan Geb memiliki empat orang anak yang bernama Osiris, Isis, Seth dan Nephthys. Osiris merupakan raja di bumi dan Isis ratunya. Osiris adalah raja yang baik, dan dia mengatur bumi selama bertahun-tahun. Tiba-tiba segalanya menjadi buruk. Seth cemburu pada Osiris karena dia ingin mengatur bumi seperti yang dilakukan Osiris. Seth marah dan satu ketika dia membunuh Osiris. Osiris pergi ke dalam perut bumi dan Seth menggantikan Osiris sebagai raja di bumi. Osiris dan Isis memiliki seorang anak laki-laki bernama Horus. Horus melawan Seth dan mengambil alih tahta. Setelah itu, Horus menjadi raja di bumi dan Osiris menjadi raja di dalam perut bumi.

Amun

from google (Dewa Amun)
Amun adalah dewa terkuat di sejarah Mesir kuno. Pada puncak peradaban Mesir dia disebut sebagai ‘King of The God’. Amun masuk ke dalam jajaran dewa penting sepanjang sejarah Mesir kuno. Bahkan ketika dia dihadapkan oleh dewa Ra yang notabene adalah dewa tertinggi di Mesir, Amun bisa mengalahkan Ra dengan kekuatannya, sehingga dia juga dipanggil Amun-Ra. Dan untuk menghormati Dewa Amun, dibangunlah sebuah kuil di Thebes.

Anubis

from google (Dewa Anubis)
Anubis adalah dewa ‘pembalseman’ dan kematian. Kenapa disebut dewa pembalseman karena tugas dari dewa ini adalah mengawetkan orang yang meninggal, yaitu dengan memngoleskan balsem. Karena sering melihat serigala berada di pemakaman, maka orang Mesir kuno percaya bahwa dewa anubis yang memiliki kepala berbentuk kepala serigala ini merupakan dewa kematian.
Anubis adalah dewa yang membantu mengolesi balsem pada Osiris setelah ia dibunuh oleh Seth. Dengan demikian, Anubis adalah dewa yang mengawasi proses pemumian orang ketika mereka meninggal.
Para imam (sebutan untuk kepala suku di daerah tertentu di Mesir) sering memakai topeng Anubis selama upacara mumifikasi.

Aten

from google (Aten)
Aten muncul sebagai sebuah piringan matahari dengan sinar yang berhakhir pada tangan-tangan. Aten adalah bentuk dewa matahari Ra.

Selama pemerintahan Akhenaten, Aten adalah raja para dewa.

ATUM

from google (Dewa Atum)
Perwujudan Atum digambarkan sebagai seorag pria dengan dua buah mahkota di kepalanya. Atum dikenal sebagai pencipta dewa. Orang Mesir kuno percaya kalau Atum adalah dewa pertama yang ada di bumi. Selain itu, orang mesir kuno juga percaya kalau Atum lahir dari air kekacauan (Nun) dan menciptakan semua dewa.

Bastet

from google (Dewi Bastet)
Perwujudan dari dewi Bastet adalah seorang wanita dengan kepala kucing. Bastet adalah dewi pelindung. Dia selalu terlihat seperi dewi pelindung yang tangguh. Terkadang, dia muncul dengan kepala berbentuk seperti kepala singa untuk menjaga raja dalam pertempuran. Kucing adalah simbol untuk Bastet. Orang Mesir kuno membuat banyak patung berbentuk kucing untuk menghormati dewi Bastet.

 

Bastet adalah salah satu anak perempuan dari dewa matahari, Ra. Kuil megah dibangun di Bubastis, Delta, untuk menghormati dewi Bastet.

Bes

from google (Dewa Bes)
Bes memiliki perwujudan kerdil (seperti kurcaci) yang merupakan penggabungan dari wujud singa dan manusia. Bes memiliki permukaan kulit seperti singa.

 

Bes bertugas menjaga wanita yang sedang hamil, bayi yang baru lahir dan sebuah keluarga. Orang Mesir kuno juga percaya kalau Bes melindungi mereka dari serangan ular dan gigitan kalajengking.

Jimat Bes sangat populer digunakan oleh warga Mesir kuno.

Geb

from google (Dewa Geb | bawah)
Geb digambarkan sebagai seorang laki-laki yang berbaring dibawah lengkungan langit Dewi Nut dan memiliki angsa di kepalanya.
Geb adalah dewa bumi. Geb adalah suami sekaligus saudara laki-laki dari Dewi Nut. Dia juga ayah dari Osiris, Isis. Nepthys dan Seth. Orang Mesir memiliki kepercayaan kalau gempa bumi itu disebabkan oleh Geb yang sedang tertawa.

Hapy

from google (Dewa Hapy)
Hapy adalah dewa pembuat banjir. Dia dianggap penting bagi Orang Mesir karena dia membawa banjir setiap tahun. Banjir mengakibatkan tepi sungai Nil kaya akan lumpur yang memungkinkan untuk bercocok tanam.

Hathor

from google (Dewi Hathor)
Hathor adalah dewi pelindung. Dia juga merupakan dewi cinta dan kegembiraan. Hathor adalah istri Horus, dan terkadang dianggap sebagai ibu dari friaun.

 

Hathor terhubung dengan tempat asing. Di Sinai, Hathor adalah dewi padang pasir dan tambang pirus. Kuil yang besar dibangun untuk menghormati dewi Hathor, di Dandera.

Horus

from google (Dewa Horus)
Horus adalah dewa langit. Dia dikenal baik sebagai penjaga penguasa Mesir. Orang Mesir percaya kalau firaun adalah Horus di kehidupan nyata. Orang Mesir kuno memiliki banyak kepercayaan yang berbeda mengenai Dewa Horus. Salah satu dari kepercayaan itu adalah mereka meyakini bahwa Horus anak dari Isis dan Osiris. Setelah Osiris dibunuh oleh saudaranya, Seth. Horus merebut kembali tahta Mesir dari Seth. Dalam pertempurannya, Horus kehilangan salah satu matanya. Matanya tersebut dikembalikan pada Horus dan dijadikan simbol perlindungan untuk Orang Mesir kuno. Setelah pertempuran itu, Horus memilih untuk menjadi penguasa kehidupan di dunia. Sebuah kuil didedikasikan untuk Horus di Mesir, tepatnya di sebuah kota bernama Edfu.

Isis

from google (Dewi Isis)
Dewi Isis memiliki hiasan kepala berbentuk singgasana. Isis adalah Dewi Pelindung. Dia menggunakan kekuatan mantra sihir untuk menolong orang yang membutuhkan. Isis adalah istri dari Osiris dan ibu dari Horus.

 

Makna dari hiasan kepala Isis yang berbentuk singgasana adalah disana tempat Horus duduk. Dimana Horus di kehidupan nyata dianggap sebagai firaun.

Khepri

from google (Dewa Khepri)
Khepri adalah dewa dengan  wajah berbentuk kumbang. Dia merupakan dewa penciptaan, pergerakan matahari, dan kebangkitan.

 

Khepri terhubung dengan dewa Atum. Dia juga terhubung dengan dewa matahari Ra yang mendorong matahari melewati langit setiap hari.

Khnum

from google (Dewa Khnum)
Khnum adalah dewa pencipta, dan seorang dewa pembuat banjir. Khnum sebagai dewa pencipta, mencetak orang diatas roda tembikar. Tembikar dibuat dari lumpur sungai Nil, sehingga Khnum juga terhubung dengan peristiwa banjir tersebut.

Ma'at

from google (Dewi Ma’at)
Ma’at adalah dewi kejujuran, keadilan, dan kerukunan. Dia dikaitkan dengan keseimbangan hal-hal di bumi. Ma’at adalah anak perempuan dari dewa matahari Ra.
Firaun secara berkala melihat di dinding relief membuat sebuah persembahan pada Ma’at untuk menunjukkan kepada para dewa bahwa mereka telah menjaga kerukunan dan keadilan di bumi.

Nephthys

from google (Dewi Nephthys)
Nephthys adalah dewi pelindung kematian. Dia adalah saudara perempuan dari Isis dan Osiris, dan saudara perempuan/istri dari Seth. Nephthys juga ibu dari Anubis. Dia sering ditampilkan pada peti mati, atau dalam adegan penguburan.

Nun

from google ( Dewa Nun)

Menurut Orang Mesir kuno, Nun adalah air kekacauan. Nun adalah satu-satunya benda yang ada di bumi sebelum adanya daratan. Kemudian, daratan pertama muncul keluar dari Nun. Nun juga dikait-kaitkan dengan kekacauan yang terjadi di penjuru dunia.

Nut

 

 

from google (Dewi Nut | atas)

 

Perwujudan dari Dewi Nut adalah seorang perempuan yang tubuhnya melengkung melintangi langit, menggunakan gaun yang dihiasi bintang.
Nut adalah dewi langit, yang tubuhnya membentuk kubah/kanopi di langit. Nut adalah saudara perempuan/istri dari Geb, Dewa bumi. Dia juga ibu dari Isis, Osiris, Nephthys dan Seth.
Orang Mesir kuno percaya kalau pada akhir hari, Nut akan menelan dewa matahari, Ra, dan memberikan kehidupan padanya kembali di pagi berikutnya.

Osiris

from google (Dewa Osiris)

Osiris adalah dewa kematian, and penguasa neraka. Osiris adalah saudara laki-laki sekaligus suami dari Isis, dan saudara dari Nephthys dan Seth. Dia juga ayah dari Horus.

Selain dewa kematian, Osiris juga merupakan dewa kesuburan dan kebangkitan. Untuk menghormati dewa Osiris, maka dibangunlah sebuah kuil di Abydos.

Ptah

from google (Dewa Ptah)

 

Ptah adalah dewa pengrajin. Dalam salah satu mitos penciptaan, Ptah adalah dewa pencipta. Dia mengucapkan kata-kata dan dunia akan menjadi apa yang dikatakannya.

Ra

from google (Dewa Ra)
Ra adalah dewa matahari. Dia merupakan dewa paling penting bagi orang Mesir kuno. Orang Mesir kuno percaya kalau Ra tertelan setiap malam oleh dewi langit, Nut, dan lahir kembali setiap pagi. Orang Mesir kuno juga percaya kalau dia bepergian ke neraka di malam hari. Di neraka, Ra muncul sebagai pria dengan kepala berbentuk pemukul.

Ra-horakhty

from google (Dewa Ra-Horakhty)
Ra-Horakhty adalah gabungan dari dewa Horus dan Ra. Horus adalah dewa langit, dan Ra adalah dewa matahari. Oleh karena itu, Ra-Horakhty dianggap sebagai dewa matahari terbit.

Sekhmet

from google (Dewi Sekhmet)
Sekhmet adalah dewi perang yang merupakan dewi terkuat. Perwujudan dari dewi Sekhmet adalah wanita berkepala singa.

seshat

from google (Dewi Seshat)
Seshat adalah dewi menulis dan pengukuran. Dia merupakan seorang wanita yang menggunakan gaun kulit harimau kumbang dan hiasan kepala berbentuk bintang.

Seth

from google (Dewa Seth)
Seth adalah dewa kekacauan. Seth mewakili segala sesuatu yang mengancam kedamaian di Mesir. Dia adalah saudara dari Osiris dan Isis, selain itu dia juga saudara sekaligus suami dari Nephthys. Dia membunuh saudaranya Osiris, kemudian bertempur dengan keponakannya Horus untuk menjadi penguasa kehidupan.  Pada waktu tertentu dalam sejarah Mesir kuno, Seth dikaitkan dengan kekuasaan raja.

Shu

from google (Dewa Shu | tengah)
Shu adalah dewa udara/angin. Shu menopang dewi Nut sehingga bumi dan langit terpisahkan. Dewa Shu juga merupakan ayah dari Nut dan Geb.

Sobek

from google (Dewa Sobek)
Sobek adalah dewa Nil, seorang pria dengan kepala buaya dan hiasan kepala berupa bulu & cakram matahari. Sobek terhubung dengan Nil, dan melindungi raja. Buaya hidup dijaga dalam kolam di kuil yang dibangun untuk menghormati Sobek.

tawaret

from google (Dewi Tawaret)
Tawaret memiliki kepala kuda nil dengan lengan dan kaki singa, punggung dan ekor buaya, dan dada & perut wanita hamil. Tawaret adalah dewi yang menjaga wanita selama hamil dan juga menjaga anak yang baru lahir.

 

Banyak dewa dan dewi di Mesir kuno memiliki kuil yang dibangun untuk menghormati mereka. Dewa dan dewi seperti Tawaret dan Bes  disembah oleh orang-orang di dalam rumahnya sendiri. Orang-orang menyimpan amulet (patung berbentuk dewi Tawaret) dan menjaganya di dalam rumah.

tefnut

from google (Dewi Tefnut)
Tefnut adalah dewi embun/kelembapan, wanita dengan kepala menyerupai singa. Dia merupakan istri dari Shu dan ibu dari Nut (dewi langit) dan Geb (dewa bumi).

Thoth

from google (Dewa Thoth)
Thoth adalah dewa menulis dan pengetahuan. Thoth digambarkan sebagai pria dengan kepala burung ibis yang sedang menggenggam palet menulis. Orang Mesir kuno percaya kalau Thoth memberikan mereka hadiah tulisan hieroglif. Thoth juga terhubung dengan bulan.
Finally, ke29 dewa & dewi kelar juga gue bahas, meskipun ga terlalu mendetil. Setidaknya kita punya pengetahuan baru tentang dewa – dewi yang terkenal di zaman Mesir kuno. Mungkin selanjutnya gue bakal nyoba ngebahas dewa-dewi yunani, semoga nggak semeruah ini list nya. Omaigat jari gue sudah mulai berotot!!!
Postingan gue kali ini sangat dibantu oleh satu situs mengenai mythology Egypt. Situs yang cukup lengkap untuk seorang awam ingin mengenal tentang Mesir kuno. Feel free to visit this site http://www.ancientegypt.co.uk

Bangsa dan budaya Maya

Bangsa dan budaya Maya

mayan-palengue-temple

Sebuah cerita kuno bangsa Maya mengatakan bahwa 10.000 tahun yang lalu mereka berada dalam peradaban puncak. Walaupun para ahli purbakala meragukan kebenaran “ waktu 10.000 tahun yang lalu “ itu dalam tulisan mereka, namun  tetap menganggapnya sebagai sesuatu yang sangat penting, sebab tidak ada seorangpun yang dapat menjelaskan, dari mana asal bangsa Maya itu dan kemudian kemana perginya mereka itu. Sebab telah dibuktikan, bahwa kota-kota bangsa Maya tidak dihancurkan oleh peperangan atau bencana bencana alam. Kota-kota itu dengan demikian telah ditinggalkan oleh para penduduknya. Bangsa Maya telah lenyap tanpa bekas. Mengapakah mereka telah meninggalkan kota-kota mereka yang hebat, yang telah mereka bangun “untuk bertahan sepanjang masa” dengan balok-balok yang utuh? Telah diakui bahwa apa yang disebut zaman “sebelum zaman kuno” berada diantara 1000-2000 tahun sebelum Masehi, akan tetapi dalam hal ini diakui oleh para sarjana, mereka sebenarnya tidak mengetahui apa-pun mengenai “zaman purbakala “ yang sebenarnya, yang mendahului “zaman sebelum zaman kuno”. Adalah sangat besar kemungkinannya, bahwa semua “kejadian nyata” dalam sejarah yang hingga kini belum dapat diketemukan, ada dalam buku buku yang telah dibakar oleh uskup Landa.

Hanya ada tiga buku kuno tulisan tangan dari bangsa Maya yang tidak ikut terbakar; lembarannya dibuat dari kulit pohon dan dilipat-lipat seperti harmonica. Buku-buku itu disebut menurut nama tempat, di mana masing masing disimpan : Dresdensis Codex (Codex = buku kuno dalam tulisan tangan ), Paris Codex dan Madrid Codex, yang juga dikenal sebagai Tro-Cortesianus. Tulisan-tulisannya yang sudah berwarna kuning karena tuanya, masih belum sungguh-sungguh dapat dimengerti. Yang telah dapatdipecahkan adalah “system menurut nomer” mereka yang sangat baik, akan tetapi sederhana. Mereka menghitung dengan goresan-goresan, yang diberi titik-titik di atasnya. Satu titik sama dengan 1, tiga titik dengan 3, dst nya. Angka 5 digambarkan dengan sebuah goresan, sehingga angka 7 menjadi sebuah goresan ditambah dua titik diatasnya. Bangsa Maya pun mengetahui nilai-nilai nisbi dan nol. Mereka menggunakan system “vigesima”, atas dasar 20. Kalau mereka ingin menulis bilangan 23 , maka mereka menaruh tiga titik di tempat “satuan” dan satu goresan di tempat “duapuluh”. Mudahlah untuk membedakan “goresan dua puluh” dari “goresan limaan”.
Goresan dua puluhan diberi tempat jauh lebih tinggi dari pada tempat goresan limaan. Kalender bangsa Maya mempunyai kualitas yang amat tinggi . Tanggal permulaan urutan waktu mereka adalah suatu hari dalam tahun 3113 sebelum Masehi. Para ahli dari Amerika selatan menyatakan, bahwa tahun gaib 3113 sebelum Masehi itu tidak ada hitungannya dengan sejarah yang sebenarnya dari bangsa Maya, akan tetapi hanya mempunyai nilai asli “simbolis” seperti ucapan bangsa Yahudi “sejak diciptakannya dunia”. Bagaimanakah mereka dapat mengatakan itu secara demikian pasti, kalau kita tidak mengetahui dari mana asal datangnya orang Maya itu dan kemana mereka lenyap pergi. Sangat banyaklah sudah tulisan tulisan mengenai kalender bangsa Maya itu. Suatu kenyataan adalah, bahwa kalender itu menggunakan system putaran-putaran tahun yang setiap putarannya berjangka waktu 374,000 tahun. Bangunan-bangunan didirikan menurut kalendernya : Untuk tiap hari selama sebulan sebuah anak tangga, untuk tiap bulannya sebuah “mimbar dan akhirnya, pada hari yang ke 365, berdirilah sudah tempat berhala itu. Kelihatannya seakan-akan orang -orang bangsa Maya dari kerajaan kuno itu membuat bangunan-bangunan keagamaan mereka bukannya karena terdorong oleh kebutuhan kepercayaan, melainkan karena kalender memaksakan mereka suatu kewajiban yang harus mereka penuhi. Observatorium para ahli perbintangan mereka, sebuah bangunan bundar di atas dua teras raksasa yang menjulang tinggi di atas hutan belukar, terletak di Chichen Itza. Para ahli perbintangan bangsa Maya mengetahui orbit bulan sampai pada empat desimal dan mereka juga dapat menghitung tahun planet Venus sampai pada sampai pada tiga desimal. Menurut ceritera kuno, maka para dewa permulaan dari bangsa Maya berasal dari bintang-bintang, mengadakan hubungan dengan bumi, dan kemudian kembali lagi ke bintang bintang. Dalam “ Popol Vuh ”, sebuah ceritera kuno bangsa Maya, dikemukakan bahwa 4000 pemuda dari cakrawala kembali ke “ bintang tujuh “, setelah mereka menderita kekalahan dalam perkelahian dengan manusia. Dewa Kukulkan rupa-rupanya betukar berita dengan bangsa Aztec, yang bernama Quetzalcoatl. Dia digambarkan sebagai seekor ular yang berbulu dan datang dari langit. Kalau orang-orang bangsa Maya, dalam hidupnya setiap hari melihat ular-ular merayap di tanah, maka sulitlah untuk dimengerti, mengapa ular-ular dalam gambaran dan relief mereka dapat “terbang “. Tulisan-tulisan bangsa Maya yang masih ada, meliputi 208 halaman yang dilipat menurut cara harmonica. Melihat banyak dan banyak macamnya tanda-tanda, bentuk-bentuk, lambang-lambang dan bentuk kombinasi, maka tidaklah mengherankan bahwa sampai sekarang hanya sedikitlah yang dapat dipecahkan artinya. Lukisan-lukisan pada serat pohon yang diberi lapisan tipis dari kapur sebagai landasan lukisannya, disimpan antara dua lembaran kaca. “Dresden Codex” mempunyai 74 halaman, dan berisi perhitungan mengenai perbintangan dan juga berisi daftar-daftar mengenai perjalanan dan gerak bulan dan planet Mars. Pada lukisan-lukisan itu selalu terlihat adanya makhluk mengerikan yang berbentuk seperti ular di dekat bilangan-bilangan. Makhluk itu dihubungkan dengan bulan dan memuntahkan air ke bumi. Makhluk “ manusia “ nya mengenakan kedok dan perlengkapan kepala yang rumit, dan seringkali kelihatannya mengenakan semacam pakaian selam. Bangsa Maya yang sedang melakukan percobaan-percobaan ataukah binatang binatang? Makhluk-makhluk yang tidak dapat ditentukan makhluk, apa sebenarnya, dengan menggunakan banyak peralatan yang aneh-aneh. “Paris Codex“ dibeli oleh “Bibliotheque Nationable” (Perpustakaan Nasional) di tahun 1832 dari koleksi seseorang. Dibuat dari bahan yang sama dengan bahan “Dresden Codex” dan mempunyai 22 halaman yang sudah sangat rusak. Dalam abad terakhir ini, pemeliharaan terhadap halaman-halaman yang dilipat-lipat itu adalah demikian jeleknya sehingga kini hanya tinggal dua halaman saja yang dapat dipertunjukkan dalam sebuah kotak dari kaca. Untungnya bagi kita adalah, bahwa dari “Paris Codex“ terutama berisi ramalan-ramalan menurut kalender. “Madrid Codex” disimpan di “Museo de America” di Madrid dan terdiri dari 112 halaman bergambar, dimana dapat terlihat gambar dewa-dewa dalam sikap upacara keagamaan yang besar. Gambar-gambar dan bagian-bagiannya, sampai yang kecil-kecil adalah sangat menarik. Kita dapat melihat segala macam benda dalam gambar-gambar itu.
Dewa-dewa berasap pada kulit bumi, dewa-dewa sebelum makan pembuluh darah, hukuman dengan tusukan pada lidah, seorang dewi dengan kepala ular pada roda pemintal. Saya telah mengkopi bagian-bagian dari buku-buku itu, yang sebenarnya hanya diketahui oleh para ahli-ahli saja, sehingga setiap orang yang berpengetahuan dan mempunyai perhatian terhadap dan mempunyai perhatian terhadap persoalan ini, dapat menilai sendiri apa yang benar-benar digambar. Saya mempunyai dugaan, bahwa orang awam akan merumuskan gagasan-gagasannya secara lebih bebas daripada seorang ahli bangsa Maya. Selama penyelidikan-penyelidikannya di lapangan dari tahun 1949 sampai 1952, seorang ahli purbakala bangsa Mexico bernama Alberto Ruz Lhuiller menemukan sebuah kamar penyimpanan jenazah di “Kuil naskah tulisan tangan“ di Palenque. Dari kamar depan kuil yang berada di mimbar tertinggi sebuah piramida bertangga, terdapat sebuah bordes yang miring agak curam dan licin karena kelembaban udara, yang menjurus ke bawah sampai hampir 75 kaki dan berakhir sampai 6 kaki dibawah tanah. Tangganya disembunyikan demikian rupa, sehingga dapat kita tarik kesimpulan, bahwa tangga itu tadinya pasti dirahasiakan. Ukuran dan letak kamar itu cocok dengan “pengertian tentang ilmu gaib “ (Marcel Brion). Para ahli purbakala beserta pembantu-pembantunya membutuhkan waktu tiga tahun untuk membersihkan tangga itu, dari puncak sampai ke dasarnya. Lantai ruangan itu terbuatdari satu batu utuh yang berukuran panjang 14 kaki dan lebar 7 kaki, dengan gambar relief yang luar biasa. Saya belum pernah melihat sebuah relief lainnnya, yang demikian indah dan cermat pembuatannya.
mayan hut
Ukiran-ukiran bangsa Maya terdapat di sekitar sudut-sudut permukaan yang datar itu, akan tetapi hanya sangat sedikitlah dari ukiran-ukiran itu yang dapat dipecahkan artinya. Batu datarnya dihias dengan ukiran-ukiran tulisan seperti yang terdapat di Dresden Paris dan Madrid Codex. Dalam gambar-gambar itu kita lihat sebuah kedok dewa bumi, dengan hiasan-hiasan bulu di dadanya, tali-tali dan pipa-pipa dari dari batu berwarna dan tidak ketinggalan pula seekor burung yang dianggap suci (burung Kwitzel dari Amerika tengah). Paul Rivet, salah seorang dari kelompok ahli-ahli purbakala yang telah menemukan kamar jenazah dalam kuil di Palenque itu, berkata, bahwa orang Indiannya digambarkan sedang duduk di altar pengorbanan dan bahwa dibelakang tempat duduknya terukir rambut jenggot Dewa Cuaca, motifmotif yang selalu timbul kembali dikota-kota Maya. Di bawah batu utuh yang dihias secara indah itu, terdapat sebuah kerangka dalam sebuah peti mati yang dicat merah. Sebuah kedok emas menutupi muka kerangka; beberapa butir batu pertama terdapat di sebelah kerangka, seakan-akan merupakan benda-benda upacara keagamaan dan benda benda yang dikorbankan. Sejak saya melihat batu kuburan di Palengue itu, maka saya menafsirkan dan merumuskannya dalam istilah-istilah tekhnik. Tidaklah menjadi persoalan, apakah kita menggunakan sudut pandangan ini ataukah itu , tetapi saya ada perasaan, bahwa ada petualang-petualang ruang angkasa tersangkut dalam soal ini. Potret-potret terbaik yang pernah saya lihat mengenai batu kuburan, yang berada di belakang pintu besi yang terkunci itu, adalah hasil pemotretan dari para pemotret film “ Kereta-kereta perang para Dewa kah? “Setelah delapan kali mengajukan permohonan, maka Pemerintah mengizinkan kami untuk kerja selama setengah jam dengan menggunakan kamera dan lampu – lampu sorot. Potret potret ini akan memberikan gambaran yang lebih baik kepada para pembaca mengenai persoalan yang saya bicarakan dari pada gambar-gambar dalam buku saya yang pertama. Akhirnya kesemuanya itu menujukkan, bahwa batu kuburan itu merupakan sebuah kerangka yang di tengah tengahnya terdapat makhuk, yang duduk agak membongkok ke depan (seperti seorang Astronaut di dalam module komandonya). Makhluk asing itu mengenakan sebuah topi helm, dari bagian belakang topi helm itu mencuat keluar dua batang pipa. Di depan hidungnya terdapat alat oksigen.

Makhluk itu sedang mengerjakan alat semacam tombol pengamatan dengan kedua tangannya. Jari-jari yang sebelah atas disusun, seakan-akan makhluk sedang menyetel sebuah tombol yang ada di depannya. Kita melihat dari arah belakang, empat jari dari tangannya yang sebelah bawah jari kelingkingnya bengkok. Apakah makhluk itu tidak kelihatan seperti sedang mengerjakan alat pengontrol seperti yang terdapat pada stir sepeda motor? Tumit kaki kirinya berada di atas pedal bertangga. Yang melihat relief di Palengue itu akan heran melihat kenyataan, bahwa “orang Indian yang berada di atas altar pengorbanan “ itu mengenakan pakaian yang sangat modern. Tepat di bawah dagunya terdapat semacam leher gulung sebuah kemeja wol. Bajunya yang sempit mempunyai lengan baju, yang ujungnya pada pergelangan tangan dilipat ke atas. Dia menggunakan ikat pinggang pada pergelangan tangan, dilipat ke atas. Dia menggunakan ikat pinggang lebar, dan mengenakan celana panjang, yang bagian atasnya lebar dan bercorak seperti mata jala, sedangkan bagian bawahnya, mulai dari sedikit di atas lutut sampai terus di pergelangan kaki adalah sempit. Di pergelangan kakinya terlihat bagian pakaian seperti kaos kaki pakaian lengkap bagi seorang astronaut !, peralatan di dalamnya di mana si petualang ruang angkasa itu duduk meringkuk dengan kaku, menunjukkan ciri-ciri teknis sebagai peralatan untuk perjalanan ruang angkasa.

Pompeii seni tertinggal dari reruntuhan Pompeii

Pompeii Art and Architecture Gallery

By Dr Joanne Berry
Last updated 2011-02-17

The sheer beauty and extent of the ruins of Pompeii – and the treasures it held secret for almost 2,000 years – have made it the most famous of archaeological sites. Browse here for a glimpse of the surviving art and architecture of the city – which provides fascinating evidence of how life was lived in ancient Roman days.

Action no rule


Menikmati keindahan hidup sejati

Suatu kala, ada seorang yang cukup terkenal akan kepintarannya dalam membantu orang mengatasi masalah. Meskipun usianya sudah cukup tua, namun kebijaksanaannya luar biasa luas. Karena itulah, orang berbondong-bondong ingin bertemu dengannya dengan harapan agar masalah mereka bisa diselesaikan.

Setiap hari, ada saja orang yang datang bertemu dengannya. Mereka sangat mengharapkan jawaban yang kiranya dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang sedang mereka hadapi. Dan hebatnya, rata-rata dari mereka puas akan jawaban yang diberikan. Tidak heran, kepiawaiannya dalam mengatasi masalah membuat namanya begitu tersohor.

Suatu hari, seorang pemuda mendengar pembicaraan orang-orang di sekitar yang bercerita tentang orang tua tersebut. Ia pun menjadi penasaran dan berusaha mencari tahu keberadaannya. Ia juga ingin bertemu dengannya. Ada sesuatu yang sedang mengganjal di hatinya dan ia masih belum mendapatkan jawaban. Ia berharap mendapatkan jawaban dari orang tua tersebut.

Setelah berhasil mendapatkan lokasi tempat tinggal orang tua itu, ia bergegas menuju ke sana. Tempat tinggal orang tua tersebut dari luar terlihat sangat luas bagai istana.

Setelah masuk ke dalam rumah, ia akhirnya bertemu dengan orang tua bijaksana tersebut. Ia bertanya, “Apakah Anda orang yang terkenal yang sering dibicarakan orang-orang mampu mengatasi berbagai masalah?”

Orang tua itu menjawab dengan rendah hati, “Ah, orang-orang terlalu melebih-lebihkan. Saya hanya berusaha sebaik mungkin membantu mereka. Ada yang bisa saya bantu, anak muda? Kalau memang memungkinkan, saya akan membantu kamu dengan senang hati.”

“Mudah saja. Saya hanya ingin tahu apa rahasia hidup bahagia? Sampai saat ini saya masih belum menemukan jawabannya. Jika Anda mampu memberi jawaban yang memuaskan, saya akan memberi hormat dan dua jempol kepada Anda serta menceritakan kehebatan Anda pada orang-orang,” balas pemuda itu.

Orang tua itu berkata, “Saya tidak bisa menjawab sekarang.”

Pemuda itu merengut, berkata, “Kenapa? Apakah Anda juga tidak tahu jawabannya?”

“Bukan tidak bisa. Saya ada sedikit urusan mendadak,” balas orang tua itu. Setelah berpikir sebentar, ia melanjutkan, “Begini saja, kamu tunggu sebentar.”

Orang tua itu pergi ke ruangan lain mengambil sesuatu. Sesaat kemudian, ia kembali dengan membawa sebuah sendok dan sebotol tinta. Sambil menuangkan tinta ke sendok, ia berkata, “Saya ada urusan yang harus diselesaikan. Tidak lama, hanya setengah jam. Selagi menunggu, saya ingin kamu berjalan dan melihat-lihat keindahan rumah dan halaman di luar sambil membawa sendok ini.”

“Untuk apa?” tanya pemuda itu dengan penasaran.

“Sudah, jangan banyak tanya. Lakukan saja. Saya akan kembali setengah jam lagi,” kata orang tua itu seraya menyodorkan sendok pada pemuda itu dan kemudian pergi.

Setengah jam berlalu, dan orang tua bijak itu pun kembali dan segera menemui pemuda itu.

Ia bertanya pada pemuda itu, “Kamu sudah mengelilingi seisi rumah dan halaman di luar?”

Pemuda itu menganggukkan kepala sambil berkata, “Sudah.”

Orang tua itu lanjut bertanya, “Kalau begitu, apa yang sudah kamu lihat? Tolong beritahu saya.”

Pemuda itu hanya diam tanpa menjawab.

Orang tua itu bertanya lagi, “Kenapa diam? Rumah dan halaman begitu luas, banyak sekali yang bisa dilihat. Apa saja yang telah kamu lihat?”

Pemuda itu mulai bicara, “Saya tidak melihat apa pun. Kalau pun melihat, itu hanya sekilas saja. Saya tidak bisa ingat sepenuhnya.”

“Mengapa bisa begitu?” tanya orang tua itu.

Sang pemuda dengan malu menjawab, “Karena saat berjalan, saya terus memperhatikan sendok ini, takut tinta jatuh dan mengotori rumah Anda.”

Dengan senyum, orang tua bijak itu berseru, “Nah, itulah jawaban yang kamu cari-cari selama ini. Kamu telah mengorbankan keindahan rumah yang seharusnya bisa kamu nikmati hanya untuk memerhatikan sendok berisi tinta ini. Karena terus mengkhawatirkan tinta ini, kamu tidak sempat melihat rumah dan halaman yang begitu indah. Rumah ini ada begitu banyak patung, ukiran, lukisan, hiasan dan ornamen yang cantik. Begitu juga dengan halaman rumah yang berhiaskan bunga-bunga warna-warni yang bermekaran. Kamu tidak bisa melihatnya karena kamu terus melihat sendok ini.”

Ia melanjutkan, “Jika kamu selalu melihat kejelekan di balik tumpukan keindahan, hidup kamu akan dipenuhi penderitaan dan kesengsaraan. Sebaliknya, jika kamu selalu mampu melihat keindahan di balik tumpukan kejelekan, maka hidup kamu akan lebih indah. Itulah rahasia dari kebahagiaan. Apakah sekarang sudah mengerti, anak muda?”

Pemuda itu benar-benar salut atas kebijaksaan dari orang tua itu. Ia sungguh puas dengan jawabannya. Akhirnya ia menemukan jawaban yang selama ini ia cari. Sebelum pergi, ia menepati janjinya dengan memberi hormat dan dua jempol kepada orang tua tersebut.

RENUNGAN : Dalam hidup ini, alangkah baiknya kita tidak menjerumuskan diri kita ke dalam keterpurukan. Selalu ada hal positif yang bisa kita ambil. Jangan mengorbankan keindahan hidup hanya untuk melihat sisi jeleknya. Jadilah orang yang senantiasa melihat setitik terang di dalam gelap.

Mengapa peramu bir pertama Skotlan di Jaman batu

Sekitar 30 tahun lalu, Bruce Williams memiliki kedai anggur domebrew  di Alloa, Skotlandia. Kini, pelancong dapat menyambangi tempat semacam the Outer Hebrides atau bagian tertutup dari dataran tinggi Scottish, membawa balik kisah tentang anggur kuna kenangan dari leluhur mereka – terbuat dari racikan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Many were hoping to use all sorts of ingredients that Williams had not thought of putting in beer before. One was heather. It gives the beer a sort of astringency – a dryness, especially when you open your mouth after taking a sip – dan membubuhkan suatu rempah pada cita rasa. Millions of acres of heather have blanketed the country’s moors since the Stone Age, so it is quite conceivable that, jika para peramu anggur bereksperimen dengan tanaman setempat dan bahan lainnya sejak ribuan tahun lalu, mereka masih melakukannya kini.

Few would dispute that heather ale telah dibuat selama berabad-abad di Scotland. It has even been diromankan dalam puisi oleh Robert Louis Stevenson. We are also more or less certain that British brewing of some form was going on as far back as the Romans and that mead – minuman madu berfermentasi – has been quaffed here for hundreds of years.

 

Apakah yang Anda temukan?

But how far back, specifically, does beer-making go in Britain? Do archaeological records reveal what beverages Britons were drinking as far back as the Neolithic – the era roughly between 6,000 and 4,500 years ago?

Brewing beer was an ancient practice

Brewing beer was an ancient practice, as this Egyptian tomb model of a man brewing beer, which dates to 2160BC, shows (Credit: Getty Images)

Famously, one 1980s archaeological dig at Kinloch on the Outer Hebrides’ Isle of Rhum found apparent residue from a long-evaporated beverage. The pottery it came from dated back about 4,000 years. Chemical analysis detected pollen grains, which suggested high levels of heather, and some meadowsweet and royal fern.

Meadowsweet may simply have been added in order to counteract the smell of decaying flesh

“If you regarded them as a recipe, then you can ask ‘what would they make’,” says Caroline Wickham-Jones, one of the excavation’s archaeologists. “And one of the things was heather ale as a fermented drink – but it might easily have been a mouthwash or something.”

Still, Wickham-Jones and her team enlisted the help of a Glenfiddich distillery to brew a new ale inspired by this potential recipe. “It was fabulous,” she says.

Traces of meadowsweet have also been found in Neolithic beakers at Aberdeenshire and Fife. Still, the Fife specimen was found in a burial site and Alison Sheridan, the early prehistory curator at National Museums Scotland, notes that meadowsweet may simply have been added in order to counteract the smell of decaying flesh.

Meadowsweet, shown here, has been found in Neolithic beakers

Meadowsweet, shown here, has been found in Neolithic beakers and may have been an ingredient of prehistoric British ale (Credit: Alamy)

Meanwhile, large pots and evidence of heat-cracked stones have been found at Skara Brae, a 5,000-year-old settlement in the Orkney islands just north-east of Scotland.

Local archaeologist Merryn Dineley believes that bits of the pottery were once used for heating malt – the germinated and heated cereal grains that ferment to produce alcohol. Dineley has experimented with Neolithic-style equipment and argues that malting of grains could have occurred in this period.

If you’ve got sprouted barley, that’s good evidence for beer production

But proving, conclusively, that specific alcoholic beverages were drunk as far back as the Neolithic is extraordinarily difficult if not impossible, says Jessica Smyth, an archaeologist and chemist at the University of Bristol. For example, chemical analysis of residues can never provide complete proof that an alcoholic beverage was once held in a vessel. Alcohol can evaporate within days or weeks, never mind millennia.

“You get lots of generic molecules, lipid compounds for example, but you find them in everything – you can’t generally say it comes from this specific product,” says Smyth. Sometimes barley lipids appear to be present in old earthenware, for instance, but Smyth says the concentrations are so small that tying the lipids to that specific plant becomes tricky.

Consider calcium oxalate, which is often cited as evidence for alcohol because it is a by-product of the brewing process. “Mineral salts are extremely common,” says Smyth. “You just can’t say that that is definitely part of an ancient brewing process.”

Other finds are more persuasive.

One of the homes excavated at Skara Brae, a village that dates back to 3200BC

One of the homes excavated at Scotland’s Skara Brae, a village that dates back to 3200BC and where people may have malted grain (Credit: Alamy)

“If you’ve got sprouted barley, that’s good evidence for beer production,” says Oliver Craig, an expert in biomolecular archaeology at the University of York. But such confirmation is difficult to find at pre-Roman sites in Britain.

The find has been described as the first written record of brewing in London

There is even a theory that during the Neolithic period, Britons had a shortage of cereal grains for several hundred years due to climatic changes between 5,300 and 4,400 years ago. This is according to University College, London archaeologist Chris Stevens.

But aside from ales brewed with fermented grain, it is entirely possible that early Britons were fermenting honey to make early forms of mead.

In fact, the heather “ale” that may have been drunk at Kinloch would more likely have been of this type, Wickham-Jones says.

Once the Roman era arrives, more evidence begins to crop up to support the idea that ales were widely brewed in the British Isles.

A 2nd-century Roman relief from Ostia, Italy

A 2nd-century Roman relief from Ostia, Italy shows patrons drinking at a tavern (Credit: Getty)

At a building site in London, 2,000-year-old wooden writing tablets have been discovered. They mention a “maltster” or “brewer” named Tertius. The find has been described as the first written record of brewing in London.

A lot of time, effort and wealth were put into these vessels – they clearly just weren’t drinking water out of them

There are also references to brewing at a famous Roman site, Vindolanda, in the north of England.

“There’s a letter from an officer asking for more ale for his troops – it’s hard to tell whether he’s drinking with them or not,” says Joshua Driscoll, a PhD student in anthropology at the University of Wisconsin-Milwaukee. It is widely believed that Romans were importing wine to British forts in amphorae.

“Some people might extrapolate from that that you had officers drinking wine and soldiers drinking ale,” says Driscoll.

The design of drinking vessels also hints that Roman and Medieval Brits were drinking alcoholic beverages, says Jonathan Horn, an archaeologist at the University of Edinburgh.

Men sip from vessels similar to tankards in this medieval drinking scene

Men sip from vessels similar to tankards in this medieval drinking scene from Scandinavia (Credit: Alamy)

Horn has studied tankards dating from the British Iron Age, the period from roughly 2,800 to 1,900 years ago. The tankards have interesting forms. Some are like little barrels, for instance, and are often ornamented with intricate metalwork and small handles.

It is easy to imagine why early societies would have made the effort to produce alcoholic drinks

“A lot of time, effort and wealth were put into these vessels – they clearly just weren’t drinking water out of them,” says Horn. “We see basically an uptake of these native vessels, specifically, within the Roman army. They’re clearly taking on the native drinking culture.”

By about 1,600 years ago, ale drinking was widespread. Excavations have revealed the remains of 800-year-old malting ovens and other brewing apparatus. And alcoholic beverages are routinely mentioned in some of the great poetry of the era – including the Anglo-Saxon epic Beowulf, written over the period from 1,300 to 1,000 years ago.

As part of his home-brewing experiments, Bruce Williams spent hours poring over records in Glasgow University’s Scottish Brewing Archives, getting inspiration for other types of beer. The earliest recipes he could find dated back to the 12th and 13th Centuries. He says heather is mentioned in some of the oldest records.

But it was only at the very end of the medieval period that hops began to be widely used for the drink that we recognise today as beer.

Selama ribuan tahun, other ingredients must have provided the basis for flavour. Even if we cannot be sure what they were, it is easy to imagine why early societies would have made the effort to produce alcoholic drinks in the first place.

Alcohol has been intimately tied to celebration and feasts for centuries (Credit: Credit: Getty)

Alcohol has been intimately tied to celebration and feasts for centuries, as shown in this illustration from a 1475 manuscript (Credit: Getty)

“Alcohol was intimately tied up with celebration,” says journalist and beer historian Martyn Cornell.

It was only at the very end of the medieval period that hops began to be widely used

There are records of specialty brews being made for weddings, birthdays, harvest festivals, Christmas and other social events. Medieval poetry that references ale frequently associates it with feasting paraphernalia – such as the “ale-benches” described in Beowulf, which could have hosted many revellers.

“One of the things I’ve come across in the last few years is the idea of the coming-of-age ale,” Cornell says. This was brewed on large estates from the early 18th Century. “Very often, when the heir was born to the lord, a hugely strong beer was brewed to be drunk 21 years later at his coming-of-age party,” he adds.

This tradition, along with many others, was eventually lost. But it is a good example of how alcohol gained a ceremonial status within the culture.

This drinking horn was found in a Celtic burial grave

This ceremonial drinking horn, along with a large cauldron that held mead, was found in a Celtic burial grave from 530BC (Credit: Wikimedia Commons)

The mists of time lie thick around the earliest booze once drunk in these islands – whatever it might have been. But the successful marketing of historic ales in the 21st Century suggests we have an innate fascination with our ancestors’ drinking habits. As well as Williams’ brewery, Innis & Gunnhave also tried it, and a handful of Manchester breweries made special edition historic ales for a festival in June 2016.

There is also a growing trend for beers with an aura of being somehow traditional and local, notes Cornell. “Brewers are literally walking into fields near the brewery and pulling out plants, putting them into the beer,” he says.

That is just what their ancestors would have done.

 

Singkatan dan jargon pergaulan bisnis, seks dunia terbaru

Maksud membuat daftar istilah dan singkatan seks di laman ini bukanlah untuk mengajarkan kata-kata yang tidak pantas, tetapi penulis bermaksud agar para chatter dari Indonesia khususnya, bisa mengerti beberapa istilah dan singkata asing baru,untuk mengantisipasi bila lawan chatting memakai istilah tertentru ,chatter dapat mengerti artinya sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.

A.K.A = Also known as (disebut juga…)

AO = Adult Only (Khusus dewasa)

ASL = Age ,sex, location (lawan chatting menanyakan Umur, Jenis kelamin dan tempat tinggal)

EXGF =  Ex girl friend (mantan pacar cewek)

G.O.P = Grand Old Party , partai kaum sepuh/lanjut usia

M.I.L.F. Ada beberapa versi kepanjangan dan arti M.I.L.F.

  1. Mom I Love To Fuck (aku mau fuck mommy) yang dimaksud mommy adalah wanita setengah umur
  2. Mother In Law Flirt (mama mertua genit)

Versi mana pun, obyeknya tetap wanita setengah tua ,kalau di Indonesia mungkin bisa disebut Estewe

TG = transgender, orang yang sudah merubah identitas dan penampilannya (dari cowok menjadi cewek atau sebaliknya)

T.G.I.F = 1. Thanks God It,s  Friday, diambil dari nama  Acara TV oleh Studio ABC

2.Thanks God I’m Free

YMMV Your mileage may vary. Your service level could be different than reported by others. Applies to everyone, some more so than others.Anda mungkin berbeda. tingkat layanan Anda dapat berbeda dari yang dilaporkan oleh orang lain. Berlaku untuk semua orang, beberapa lebih dari yang lain.

r terms relating to ‘thank’:
· 10Q Thank you
· 10X Thanks
· 39 Thank You
· 3Q Thank You
· ARIGATO Thank You (Japanese)
· CHEERS Thanks
Goodbye
· DOMO Thank you (Japanese)
· FNX Thanks
· HT Hat Tip (Thanks)
Home Time
Handheld Transceiver
· KTB Ok, Thanks, Bye
· KTHNXBI OK, Thanks, Bye
· KTHX OK, Thanks
· KTHXBAI OK, Thanks, Bye
· KTHXBI Okay, Thanks, Bye (usually used dismissively)
· KTY Ok, Thank You
· NT No Thanks
· NTN No Thanks Needed
· NTY No Thank You
· PS & QS Pints and Quarts
Please and Thank Yous
· Q Thank You
· RTHX Thank you for the Retweet
· T4P Thanks For Posting
· TA Thank you
· TAL Thanks A Lot
Try Again Later
· TBNT Thanks, But No Thanks
· TBTG Thanks Be To God