Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]

Category Archives: Dunia Usaha

Kisah sukses Anthonius Thedy, jalan-jalan malah dapat uang

Kisah Anthonius Thedy perintis wholesaler pemesanan kamar hotel di Singapura

Saya mengenalnya dengan nama Pak Anton, walau nama aslinya Anthonius Thedy. Istrinya bernama Rita dengan empat orang anak.

Setelah 11 tahun malang melintang di bisnis agen perjalanan, Anthonius Tedy akhirnya berani mendirikan Jakengan empat arta Express, wholesaler pemesanan kamar hotel. Kini cabangnya ada di delapan kota besar di Indonesia dan di Singapura.

Liburan dan perjalanan ke luar negeri akan terasa menyenangkan bila kita sudah menyiapkan segala urusan akomodasi dan transportasi jauh-jauh hari sebelum berangkat. Selain bisa menikmati liburan, harga yang kita dapat pun bisa lebih murah daripada beli mendadak.

Khusus untuk kamar hotel, harga murah ini didapatkan oleh agen perjalanan dari wholesaler yang berhubungan langsung dengan hotel-hotel di luar negeri. Wholesaler ini semacam distributor atau pembeli borongan kamar hotel di luar negeri, lalu menjajakan secara ritel pada agen-agen perjalanan di dalam negeri. Konsumen nyaris tak ada yang tahu, siapa wholesaler yang menjadi dalang dan bandar kamar hotel murah ini.

Perintis wholesaler di Indonesia adalah Anthonius Thedy. Pria mungil ini melalui perusahaannya Jakarta Express. menguasai 80% pasar Singapura, “Malah banyak yang ngeledek saya dengan sebutan si Unyil,” ujar Anthon.

Anthon tidak pernah menyangka ia akan menjadi wholesaler kelas kakap di Indonesia. Dulu, waktu kecil, ayahnya sangat ingin ia menjadi dokter. Atau minimal ia me-warisi usaha ayahnya berdagang alat elektronik di Sukabumi, Jawa Barat.

Sayang, ia keburu kepincut dengan travelling sejak ayahnya mengajaknya bertandang ke Jakarta Fair saat ia masih duduk di kelas 4 SD. Ketika itu, setelah kembali dari Jakarta, ia mengusulkan pada kepala sekolah agar teman-temannya mengunjungi Jakarta Fair. Buntutnya, ia malah diminta untuk mengurusi piknik sekolahnya ke Jakarta Fair. “Dari situ keinginan saya untuk mengurusi orang tour muncul,” kenangnya.

Lulus SMP, Anthon berkeras agar bisa masuk sekolah pari-wisata di Jakarta. Akhirnya ia menemukan Sekolah Pariwisata Menengah Atas Santa Theresia, di belakang pertokoan Sarinah, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. “Saya mendaftar, tapi enggak lulus tes,” ujar Anthon. Tak putus asa, ia mengajak sang ayah menemui kepala sekolah, dan ia diperbo-lehkan masuk dalam daftar tunggu. Hoki agaknya memang berpihak pada Anthon. Ada murid yang membatalkan masuk di sekolah itu sehingga akhirnya ia diterima untuk menggantikannya.

Kutu loncat di bisnis agen perjalanan

Lulus dari sekolah pariwisata tahun 1980, Anthon menjadi rebutan beberapa agen perjalanan dan perusahaan penerbangan. Maklum, ia berhasil menyabet gelar juara II di sekolahnya. Dasar si Unyil sudah kebelet bekerja, ia tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tapi memilih bekerja di Vaya Tour yang memiliki reputasi paling baik pada masa itu. “Saya sangat senang bekerja di sana walau saat itu saya mendapatkan upah paling rendah,” katanya.

Selama enam tahun bekerja di Vaya Tour, karier Anthon boleh dibilang cerah. Ia sempat menjadi supervisor atau tour manager. Tahun 1986 ia mundur dari Vaya Tour dan mencari tantangan baru di agen perjalanan lain. Bak kutu loncat, setiap tahun ia lantas berpindah dari agen perjalanan satu ke agen lain. Semula ia pindah ke Bayu Buana, lalu ke Rama Shinta, terus ke Dwidaya, dan terakhir ke Continental. Di agen-agen perjalanan tersebut ia memiliki posisi lumayan dan gaji yang lebih dari cukup. “Tapi saya ingin keluar dan keinginan ini enggak bisa ditahan,” katanya bersemangat.

Keinginan untuk berhenti sebagai kutu loncat di agen perjalanan itu terwujud tahun 1991. Impiannya sederhana, ingin punya perusahaan kecil yang membeli voucher kamar hotel di luar negeri dan menjualnya pada agen perjalanan di Indonesia. Pekerjaan ini namanya wholesaler. Ladang ini biasanya digarap agen perjalanan kelas kakap yang menjual voucher pemesanan kamar hotel ke agen perjalanan kelas teri, tapi atas nama agen perjalanan kelas kakap.

Anthon lantas mengubah model bisnis di bidang ini. “Saya merangkul agen perjalanan kecil,” tuturnya. Dengan bekerja sama dengan Anthon, biro-biro kecil itu lantas bisa menggunakan voucher dengan nama mereka sendiri. Tentu ini menaikkan gengsi biro perjalanan di mata kliennya. Dan ini berpengaruh penting bagi kredibilitas dan promosi.

Atas izin sang istri, Anthon mendirikan perusahaan “kecil-kecilan” dengan label Jakarta Express dengan menyekat ruang depan rumahnya di bilangan Krekot, Pasar Baru. Ia mengajak istri dan adiknya untuk bekerja sama membangun usaha wholesaler pemesanan kamar hotel di Singapura.

Saat itu modal Anthon adalah jaringan hasil 11 tahun malang-melintang di bidang travel. “Modal lainnya, modal dengkul, yaitu berlutut dan berdoa,” ujarnya lirih. Karena belum ada agen serupa di Indonesia, Anthon pun tak ingin mempertaruhkan semua simpanannya untuk bisnis baru yang belum ketahuan untung-ruginya. Bahkan, saking minimnya modal, mobil yang ia pergunakan pun merupakan mobil pinjaman dari orang tuanya di Sukabumi.

Setelah tiga bulan menggunakan bagian depan rumahnya, ternyata bisnis berkembang. Ia mulai berani menyewa kios di Glodok Plaza. Ukurannya terbilang kecil, hanya 12 meter persegi. “Itu milik teman, tapi dia enggak pakai, saya bayarnya nyicil,” kata Anthon. Setahun, ia sudah bisa mengusung semua asetnya ke ruko sewaan di bilangan Jalan Kesehatan, Jakarta Pusat.

Tahun 1993 ia membuka kelas training bagi para karyawan agen perjalanan dan mulai meracik paket wisata. Karena penetrasinya cukup luas, tahun 1994 tabungannya cukup untuk membeli satu ruko tiga lantai di Harmoni Plasa, senilai Rp 100 juta. Tahun itu ia mencicipi kue wholesaler pemesanan tiket kapal pesiar Star Cruise yang berlabuh di Singapura. Ia juga ditunjuk Pemerintah Australia menjadi perwakilan pariwisata Australia di Indonesia selama 10 tahun. Kemudian, pada 1995, ia menjadi General Sales Agent (GSA) tiket penerbangan.

Tantangan datang silih berganti

Jalan yang dilalui Anthon di Jakarta Express tak selalu mulus. Anthon selalu punya dua pilihan untuk memperlakukan rupiah demi rupiah yang berhasil diraupnya: dibiakkan ke bisnis lain atau dipindah dalam nilai dolar AS. Pilihannya jatuh pada pilihan kedua, yaitu mengubah rupiah menjadi dolar. “Saat itu saya enggak dapat benefit tambahan,” kenangnya. Tapi begitu krisis moneter menghantam negeri ini tahun 1997, di saat sebagian besar perusahaan kolaps, perusahaan milik Anthon malah makin mencorong.

Bayangkan, di saat tak ada bank yang berani memberi garansi pada agen-agen perjalanan Indonesia, Anthon berani mendepositokan Sin$ 5.000- Sin$ 10.000 di setiap hotel di Singapura. Dengan demikian, semua agen perjalanan di Indonesia bisa menembus pasar pariwisata Singapura melalui tangan Anthon.

Kini Anthon menempati ruko 4 lantai di kompleks Ruko Atap Merah di bilangan Pecenongan Jakarta pusat. Ruko senilai Rp 2 miliar itu ia tempati sejak tahun 2002. Dari balik mejanya, ia melayani tak kurang dari 3.000 agen perjalanan di Indonesia. Selain di Jakarta, Anthon membuka gerai Jakarta Express di Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Batam, Bali, Balikpapan dan Singapura.

+++++

Jagoan di Tanah Seberang

Para pelancong dari Indonesia memang tak mengenal nama Anthonius Thedy, wholesaler pemesanan kamar hotel di Singapura. Tapi bagi agen perjalanan di Indonesia maupun mancanegara, nama ini terbilang disegani karena inovasi produknya yang tak pernah berhenti.

Dalam mempromosikan produknya, pemilik Jakarta Express ini punya prinsip: apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapat. Aturan ini ia pegang sungguh-sungguh. Tengok saja paket promosi yang ia bikin bersama dengan pemilik kawasan perbelanjaan Mustafa Centre yang buka 24 jam di Singapura namun jarang dilirik lantaran kalah beken dengan Orchard. Saat itu ia membuat voucher senilai Sin$ 20 untuk shopping di Mustafa Centre. “Itu diberikan tanpa neko-neko, tanpa embel-embel,” ujar Anthon. Syaratnya hanya satu, yaitu belanjanya harus dari pukul 22.00-07.00 waktu setempat.

Paket ini mestinya dipromosikan selama satu bulan, tapi dalam dua minggu paket ini ludes terjual. Inilah yang menyeret Anthon meraih penghargaan The Most Innovative Marketing Effort by A Foreign Tour Operator pada acara The 18th Tourism Awards Singapore 2004. Awalnya, Anthon ogah ikutan mendaftar untuk kompetisi ini. Namun karena dipaksa oleh beberapa rekan bisnisnya, ia akhirnya mengirimkan aplikasi di minggu terakhir sebelum pendaftaran ditutup. Hasilnya, Anthon berhasil menyabet juara pertama dan menyisihkan 366.000 formulir aplikasi dari seluruh dunia. Kata dewan juri, terobosan Anthon tidak hanya menjual destination saja, tapi tiket pesawat, hotel, plus tour, plus voucher. “Judulnya, Night Shopping at Mustafa,” ujar Anthon bangga. Padahal, paket ini sempat ditertawai rekan-rekannya karena diramalkan tak akan laku.

Selain penghargaan atas terobosannya di Mustafa Centre itu, ia juga sempat mengantongi Tourism Award dengan kategori Sales Agent No. 1 dari Hotel Royal Plaza di Singapura. Lalu, Top Supporter dari Grand Plaza Hotel Singapura. Yang paling membanggakan Anthon adalah TTG Travel Award untuk kategori The Best Agent in Indonesia dari para pelaku bisnis pariwisata se-Asia Pasifik yang diberikan pada 12 Oktober 2004.

Walau pariwisata dalam negeri tak secerah negara tetangga, toh ada juga jawara dari dalam negeri yang meraih penghargaan pariwisata di tingkat regional. Lumayanlah.

 

Dikutip dari Tabloid KONTAN No. 30, Tahun IX, 2 Mei 2005,dll

Asuransi Generali (Assicurazioni Generali)

Palazzo-generali.jpg

Kantor Pusat Generali di Trieste, Italia.

Generali Group adalah sebuah perusahaan asal Italia yang bergerak di sektor finansial. Industri yang menjadi fokus utama Generali Group adalah industri asuransi.

Dengan nama Imperial Regia privilegiata Compagnia di Assicurazioni Generali Austro-Italiche, perusahaan ini didirikan pada tanggal 26 Desember 1831. Pada saat itu, Trieste adalah kota bandar pelabuhan utama dari Kekaisaran Austro-Hungaria. perusahaan tumbuh di pentingnya, menjadi salah satu operator asuransi terbesar kedua di Italia dan di Eropa Tengah. Pada 2014, perusahaan peringkat ke-48 pada daftar 500 Fortune Global perusahaan dan 43 di MIT di seluruh dunia “Perusahaan terpandai” Peringkat di tahun 2015.

 Lambang Assicurazioni Generali diangkat dari bendera Republik Venesia, yang dibubarkan oleh Napoleon Bonaparte tiga dasawarsa sebelum perusahaan terbentuk.

Plakat logam dengan huruf timbul dan singa lambang Santo Markus, 1924-1940.

Hari ini Generali beroperasi terutama di Eropa, Timur Tengah dan Asia Timur, dengan pangsa pasar yang besar di Italia, Polandia, Jerman (di bawah nama Generali Deutschland), Perancis, Austria, Slovenia, Kroasia, Serbia, Spanyol, Swiss, Rumania, Israel, Jepang, Cina dan Bosnia dan Herzegovina, dengan operasi sekunder di Amerika Latin, misalnya, di Panama. Amerika Serikat operasi Generali terkonsentrasi di manajemen produk keuangan, hasil dari akuisisi kelompok dari Bisnis Pria Assurance Company of America (BMA) pada tahun 1990. Pada tahun 2002, Generali menjual asuransi jiwa BMA kepada Royal Bank of Canada. Tahun 2013, Generali dijual lengan reasuransi AS untuk Scor.

Di India perusahaan diwakili oleh Future Generali, perusahaan patungan kelompok Future dan Assicurazioni Generali. Ini menjadi Asuransi Jiwa dan asuransi umum (non-jiwa) kedua. Bisnis Hidup dikenal sebagai Peseroan terbatas Asuransi Jiwa Future Generali India .

Anak utama dari kelompok termasuk, di Italia: Genertellife, Alleanza Assicurazioni, Generali Italia dan Banca Generali.

Di Perancis: Asisten Eropa

Pada tahun 2014, Generali Group mendapatkan nilai penjualan sebesar AS$100,5 miliar dengan profit AS$2,5 miliar.

Pada tahun yang sama, Generali Group menempati peringkat ke-114 dalam daftar Global 2000, sebuah daftar perusahaan terbesar di dunia yang diperingkat oleh majalah bisnis Forbes, dengan total nilai pasar (market value) AS$34,5 miliar dan total aset sebesar AS$602,8 miliar.

Generali di Indonesia

Pada tahun 2009, Generali memulai usahanya di Indonesia.PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia adalah bagian dari Generali Group.Generali berhasil menjadi pemain utama industri asuransi jiwa dan investasi di Indonesia dengan strategi bisnis yang terdefinisi secara jelas. Didukung oleh lebih dari 11.000 agen pemasar dan kantor agen hampir di seluruh penjuru Indonesia, Generali berfokus pada pada langkah-langkah seperti pengelolaan jalur multi distribusi; pembangunan kemitraan seimbang berjangka panjang dengan lembaga keuangan dan distribusi umum; dan penyediaan produk-produk inovatif superior dan layanan bernilai tambah kepada pelanggan.

Dengan pelanggan sebagai fokus utama, Generali menyediakan produk sesuai dengan kebutuhan finansial pelanggan. Bukan hanya kebutuhan, Kemudahan bagi pelanggan merupakan kunci pelayanan. Hal ini terbukti dengan adanya layanan-layanan digital seperti iSERVICES, iCONNECT dan iCLICK. Generali Indonesia juga memperkenalkan ARMS (Auto Risks Management System) yakni sistem manajemen risiko otomatis yang diciptakan guna membantu kebutuhan finansial nasabah.

Berkat kerja keras dan kepercayaan nasabah, Generali berhasil meraih prestasi yang membanggakan, antara lain: terpilih sebagai Top 2 for the Best Financial Performance dari Indonesia Insurance Choice Award 2015 oleh Warta Ekonomi dan terpilih sebagai Top 10 Employer of Choice Award 2015 oleh SWA Magazine.

Bisnis kaos kreatif

ATK KAOS KREATIF,dlltaken from: many source

Joseph Theodorus Wulianadi,atau Mr.Joger pemilik pabrik kata-kata “Joger” di Tuban, Kuta,Bali.Adalah perintis bisnis kaos dengan kata-kata lucu.Rupanya sifat jenaka tak lepas dari unsur genetik, karena sang kakak, Jaya Suprana alias Liauw Kok Tjiang adalah pengusaha yang jenaka, humoris namun ulet.
Usaha kaos lucu punya ini juga sama dengan C59 dan kelompok anak muda dari kota gudeg Yogyakarta mendirikan usaha yang diberi label “Dagadu” Dagadu, artinya “Matamu”, merupakan kata plesetan, yaitu huruf “D” dibaca “M” sedang “G” dibaca “T”. Tahukah anda berapa pemasukan per hari? Bondan Winarno,presenter acara kuliner di televisi—mengatakan, pada akhir pekan (jumat – Sabtu – Minggu), jumlah pengunjung yang melakukan transaksi adalah 30.000 orang. Jika seorang pengunjung bertransaksi Rp 100.000, maka diperkirakan dalam sehari transaksinya bisa sampai Rp 3 Miliar. Menurut pengalaman saya, antrian pengunjung yang panjang itu, rata-rata membeli sampai sekeranjangpakaian atau pernak-pernik. Artinya, transaksinya dalam sehari bisa sampai lebih Rp 10 miliar. Hitung sendiri berapa jumlah pemasukannya dalam sebulan.
ATK
Profil Kartun Mr.Joger, pendiri Pabrik Kata-kata

Bio

nama Joger diambil dari gabungan namanya sendiri dan sahabatnya “Gerard”. Modal untuk memulai usaha ini didapat dari hadiah pernikahan Bapak Joseph di tahun 1981 dari Bapak Gerard. Kini tiap musim liburan atau ngga, toko T-shirt yang satu ini selalu ramai dan bikin macet kawasan jalan Raya Kuta, belakang Supernova. Oh ya letaknya itu sangat strategis dekat dengan pusat keramaian Kuta, cuma kadang-kadang masalahnya parkir mobil yang susah, apalagi kalau musim liburan.
Bio
Toko Joger yang selalu ramai

 

Tips memenangkan persaingan bisnis

Tips  Memenangkan Persaingan Bisnis

Hampir semua bisnis memiliki persaingan yang kuat berikut beberapa tips yang kami rangkum dari berbagai sumber untuk mengatur strategi  memenangkan persaingan usaha anda.

Pertumbuhan pelaku usaha setiap tahun memang semakin meningkat. Kesadaran masyarakat akan potensi keuntungan memiliki usaha sendiri dibandingkan bekerja mulai terasa dengan semakin ketatnya tingkat persaingan. Memacu ide dan kreatifitas untuk melakukan inovasi merupakan salah satu cara memenangkan persaingan pasar. Selain itu menciptakan jenis usaha baru yang rendah persaing namun masih dibutuhkan masyarakat memang sebuah pilihan yang bijak.

Suatu negara dikatakan makmur apabila jumlah pelaku usahanya minimal mencapai 4% dari jumlah penduduk, sedangkan di Indonesia sendiri ternyata masih jauh dari itu. Oleh karenanya peran pemerintah seperti mendorong usaha kecil menengah (UKM) merupakan langkah tepat untuk menciptakan pelaku-pelaku usaha baru demi mencapai perekonomian Indonesia yang lebih baik.

Persaingan dalam dunia bisnis memang merupakan sesuatu hal yang wajar. Seperti orang yang mengikuti kompetisi memancing dalam kolam dan banyak pemancing lainnya yang berpartisipasi. Kait dan umpan benar-benar senjata utama untuk mendapatkan banyak ikan. Begitu juga dalam dunia usaha atau bisnis, semua orang yang memiliki persiapan yang matang sehingga mereka dapat bertahan dalam bisnis mereka, sedangkan orang-orang yang menemukan diri mereka tidak mampu mengimbangi atau tidak akan memiliki strategi untukmemenangkan persaingan bisnis mungkin akan dihilangkan. Oleh karena itu membutuhkan persiapan yang memadai dan matang sebagai metode untuk memenangkan persaingan bisnis.

Tips memenangkan persaingan bisnis image

Tips Mudah Memenangkan Persaingan Bisnis yang Efektif

Dalam dunia usaha, ada beberapa aturan yang harus diketahui bagi orang-orang. Aturan tidak tertulis secara formal, tetapi sangat membantu untuk kelangsungan bisnis yang anda jalankan.

#1 Jangan Meremehkan Pesaing Anda
Meskipun dunia perusahaan ini biasanya dunia yang penuh dengan persaingan. Kompetisi berjalan secara teratur dan tidak pernah menyadari kata berhenti. Ini berarti bahwa anda tidak pernah harus meremehkan pesaing anda bersama-sama dengan hasil yang anda mungkin telah mencapai hingga sekarang. Hal-hal ini bisa membuat anda ceroboh dan akhirnya tidak fokus dan terus menang. Berpikir bahwa kompetisi memiliki strategi organisasi yang lebih baik daripada anda. Jadi, anda akan dapat fokus untuk tetap selalu di jalur sesuai bersama-sama dengan rencana anda punya dibangun sebelumnya.

#2 Terus Pacu kreativitas dan Inovasi
Rutinitas yang muncul dalam menjalankan bisnis mungkin sangat memakan waktu. Hal ini membuat siapa pun kadang-kadang tidak perlu waktu untuk membuat ide-ide baru. Cobalah untuk meluangkan waktu sejenak untuk menciptakan ide-ide segar atau bahasa kerennya Out of the box, dimana mencari sebuah ide yang memang belum pernah ada . Mempunyai ide-ide baru dan berusaha untuk menerapkan gaya hidup bisnis anda akan selalu terlihat segar.

Baca juga : Tips usaha sampingan modal kecil

#3 Maksimalkan Setiap Potensi yang Dimiliki
Terjun dalam dunia yang kompetitif tanpa persiapan jauh seperti berjalan di dalam gurun tanpa membawa setiap persediaan. Dunia bisnis adalah benar-benar dunia persaingan, dengan hampir tidak ada persiapan atau modal, hanya membuat apa yang anda disebabkan oleh sia-sia. Mengambil keuntungan dari banyak potensi anda sudah persaingan usaha. Mengeksplorasi pilihan komprehensif dan potensi data yang digunakan sebagai senjata untuk memenangkan persaingan.

#4 Mengembangkan Hubungan dengan Mitra Bisnis
Memperkuat jaringan bisnis tentunya merupakan salah satu kunci untuk memenangkan persaingan bisnis. Dengan membangun hubungan baik antara perusahaan, anda akan dapat meningkatkan nilai kehadiran bisnis kecil anda di dalam mata bisnis lain. Dampaknya adalah bahwa hal itu dapat membuat perusahaan anda posisi yang lebih kuat.

#5 Jangan Pernah Puas dengan Hasil yang Dicapai
Salah satu yang selalu terjadi di lantai bisnis umumnya cepat puas. Menikmati kesuksesan tidak dilarang dilewatkan dengan usaha jumlah yang lebih kecil berjuang untuk mencapai target bisnis perusahaan yang berjuang. Bagi orang-orang yang baru memulai suatu perusahaan, jangan biarkan diri anda terbuai akan kesuksesaan saat. Masih banyak yang harus dipersiapkan dan tantangan biasanya akan timbul. Tentunya sekarang anda dapat menikmati kesuksesaan setiap saat jika dapat memastikan bahwa bisnis biasanya akan pergi ke cetak biru itu.

Pada intinya memenangkan tingkat persaingan bisnis hanyalah sebuah proses untuk semua pelaku usaha yang ingin bertahan dengan kerasnya persaingan usaha. Tidak ada kemenangan yang abadi, namun dengan terus melakukan anlisa dan melihat tingkat persaingan pasar kita selalu bisa melakukan antisipasi dan menyesuaikannya dengan usaha kita. Yang terpenting adalah mengikuti apa yang dimau konsumen kita. Jika mereka puas dengan prodak kita tentu mereka akan menjadi pelanggan kita.